Wanita kerap
menggunakan air mata sebagai 'senjata' untuk meluluhkan hati kekasihnya
saat terjadi pertengkaran. Dengan harapan, pria menjadi iba dan akhirnya
mau menuruti keinginannya.
Tapi ternyata air mata tidak selalu bisa menyelesaikan masalah. Diam,
adalah reaksi paling umum yang biasanya dilakukan pria saat melihat
kekasihnya menangis. Hal ini karena, air mata menyebabkan kebingungan
dan rasa bersalah dalam dirinya.
Masih ada dua penyebab lain, kenapa Anda sebaiknya tidak menitikkan air
mata di depan pria, seperti dikutip dari She Knows.
Read more at: http://anaxmuda.blogspot.com/2011/09/menangis-adalah-cara-terburuk-mengatasi.html
Copyright Anaxmuda.blogspot.com Under Common Share Alike Atribution
Read more at: http://anaxmuda.blogspot.com/2011/09/menangis-adalah-cara-terburuk-mengatasi.html
Copyright Anaxmuda.blogspot.com Under Common Share Alike Atribution
Wanita kerap
menggunakan air mata sebagai 'senjata' untuk meluluhkan hati kekasihnya
saat terjadi pertengkaran. Dengan harapan, pria menjadi iba dan akhirnya
mau menuruti keinginannya.
Tapi ternyata air mata tidak selalu bisa menyelesaikan masalah. Diam,
adalah reaksi paling umum yang biasanya dilakukan pria saat melihat
kekasihnya menangis. Hal ini karena, air mata menyebabkan kebingungan
dan rasa bersalah dalam dirinya.
Masih ada dua penyebab lain, kenapa Anda sebaiknya tidak menitikkan air
mata di depan pria, seperti dikutip dari She Knows.
1. Wanita yang Menangis Membuat Pria Panik
Ketika pria melihat wanita menangis, otaknya akan 'berhenti' memikirkan
hal lain, kecuali air mata yang membasahi pipi dan wajah yang terlihat
merana. Akibatnya, ia jadi panik dan tidak bisa fokus pada permasalahan
sebenarnya. Pada akhirnya, ia memilih untuk diam bahkan bisa saja dia
pergi karena tidak tahan melihat tangisan si wanita.
2. Menangis Tersedu-sedu: Buat Pria Merasa Bersalah
Di dalam pikiran pria, tangisan tersedu-sedu dari seorang wanita seolah
mengatakan: "Ya, kamu bersalah sudah membuat saya seperti ini". Sikap
ini bisa membuat pria terpojok sehingga otaknya menolak untuk 'mencerna'
perkataan yang keluar dari mulut kekasihnya.
Dia akan mencoba bersikap defensif; mencoba menyangkal dari kesalahan
yang telah diperbuatnya pada Anda. Dia juga akan bersikeras kalau
masalah yang terjadi bukan sepenuhnya karena kesalahannya. Meskipun
mungkin pada kenyataannya, memang dia yang bertanggung jawab.
Bagaimana seharusnya menyikapi masalah serius yang terjadi dalam
hubungan asmara?
Saat bertengkar atau membahas permasalahan serius dalam hubungan,
cobalah mengontrol emosi. Mungkin akan ada satu-dua tetes air mata yang
mengalir, tapi usahakan tetap ambil sikap tenang dan jangan meratap.
Marah dan mengungkapkan kekesalan sangat wajar dalam pertengkaran, namun
jangan sampai meledak-ledak.
Jika ingin menangis tersedu-sedu, lakukanlah saat Anda sendiri di dalam
kamar. Atau, Anda bisa menangis kencang di depan sahabat atau orang
terdekat. Mereka akan dengan sukarela 'meminjamkan' bahunya dan
membiarkan Anda meluapkan kesedihan, selama dan sebesar Anda mau.
Setelah itu, keringkanlah air mata Anda, tenangkan diri dan baru mulai
berbicara dengan pasangan. Apapun masalahnya, jika menghadapi kekasih
dengan tenang dan tingkah laku yang rasional, dia akan bersedia
mendengarkan Anda. Meskipun apa yang akan dia dengar mungkin tidak
disukainya.
Tapi setidaknya, membicarakan masalah dengan kepala dingin akan
memudahkan kalian berdua untuk sama-sama mencari solusinya. Dan, hal
itulah yang paling penting, dibandingkan terus-menerus meributkan
masalah yang bisa berujung pada putusnya hubungan asmara.
sumber
Read more at: http://anaxmuda.blogspot.com/2011/09/menangis-adalah-cara-terburuk-mengatasi.html
Copyright Anaxmuda.blogspot.com Under Common Share Alike Atribution
Read more at: http://anaxmuda.blogspot.com/2011/09/menangis-adalah-cara-terburuk-mengatasi.html
Copyright Anaxmuda.blogspot.com Under Common Share Alike Atribution
Wanita kerap
menggunakan air mata sebagai 'senjata' untuk meluluhkan hati kekasihnya
saat terjadi pertengkaran. Dengan harapan, pria menjadi iba dan akhirnya
mau menuruti keinginannya.
Tapi ternyata air mata tidak selalu bisa menyelesaikan masalah. Diam,
adalah reaksi paling umum yang biasanya dilakukan pria saat melihat
kekasihnya menangis. Hal ini karena, air mata menyebabkan kebingungan
dan rasa bersalah dalam dirinya.
Masih ada dua penyebab lain, kenapa Anda sebaiknya tidak menitikkan air
mata di depan pria, seperti dikutip dari She Knows.
1. Wanita yang Menangis Membuat Pria Panik
Ketika pria melihat wanita menangis, otaknya akan 'berhenti' memikirkan
hal lain, kecuali air mata yang membasahi pipi dan wajah yang terlihat
merana. Akibatnya, ia jadi panik dan tidak bisa fokus pada permasalahan
sebenarnya. Pada akhirnya, ia memilih untuk diam bahkan bisa saja dia
pergi karena tidak tahan melihat tangisan si wanita.
2. Menangis Tersedu-sedu: Buat Pria Merasa Bersalah
Di dalam pikiran pria, tangisan tersedu-sedu dari seorang wanita seolah
mengatakan: "Ya, kamu bersalah sudah membuat saya seperti ini". Sikap
ini bisa membuat pria terpojok sehingga otaknya menolak untuk 'mencerna'
perkataan yang keluar dari mulut kekasihnya.
Dia akan mencoba bersikap defensif; mencoba menyangkal dari kesalahan
yang telah diperbuatnya pada Anda. Dia juga akan bersikeras kalau
masalah yang terjadi bukan sepenuhnya karena kesalahannya. Meskipun
mungkin pada kenyataannya, memang dia yang bertanggung jawab.
Bagaimana seharusnya menyikapi masalah serius yang terjadi dalam
hubungan asmara?
Saat bertengkar atau membahas permasalahan serius dalam hubungan,
cobalah mengontrol emosi. Mungkin akan ada satu-dua tetes air mata yang
mengalir, tapi usahakan tetap ambil sikap tenang dan jangan meratap.
Marah dan mengungkapkan kekesalan sangat wajar dalam pertengkaran, namun
jangan sampai meledak-ledak.
Jika ingin menangis tersedu-sedu, lakukanlah saat Anda sendiri di dalam
kamar. Atau, Anda bisa menangis kencang di depan sahabat atau orang
terdekat. Mereka akan dengan sukarela 'meminjamkan' bahunya dan
membiarkan Anda meluapkan kesedihan, selama dan sebesar Anda mau.
Setelah itu, keringkanlah air mata Anda, tenangkan diri dan baru mulai
berbicara dengan pasangan. Apapun masalahnya, jika menghadapi kekasih
dengan tenang dan tingkah laku yang rasional, dia akan bersedia
mendengarkan Anda. Meskipun apa yang akan dia dengar mungkin tidak
disukainya.
Tapi setidaknya, membicarakan masalah dengan kepala dingin akan
memudahkan kalian berdua untuk sama-sama mencari solusinya. Dan, hal
itulah yang paling penting, dibandingkan terus-menerus meributkan
masalah yang bisa berujung pada putusnya hubungan asmara.
sumber
Read more at: http://anaxmuda.blogspot.com/2011/09/menangis-adalah-cara-terburuk-mengatasi.html
Copyright Anaxmuda.blogspot.com Under Common Share Alike Atribution
Read more at: http://anaxmuda.blogspot.com/2011/09/menangis-adalah-cara-terburuk-mengatasi.html
Copyright Anaxmuda.blogspot.com Under Common Share Alike Atribution
Wanita kerap
menggunakan air mata sebagai 'senjata' untuk meluluhkan hati kekasihnya
saat terjadi pertengkaran. Dengan harapan, pria menjadi iba dan akhirnya
mau menuruti keinginannya.
Tapi ternyata air mata tidak selalu bisa menyelesaikan masalah. Diam,
adalah reaksi paling umum yang biasanya dilakukan pria saat melihat
kekasihnya menangis. Hal ini karena, air mata menyebabkan kebingungan
dan rasa bersalah dalam dirinya.
Masih ada dua penyebab lain, kenapa Anda sebaiknya tidak menitikkan air
mata di depan pria, seperti dikutip dari She Knows.
Read more at: http://anaxmuda.blogspot.com/2011/09/menangis-adalah-cara-terburuk-mengatasi.html
Copyright Anaxmuda.blogspot.com Under Common Share Alike Atribution
Read more at: http://anaxmuda.blogspot.com/2011/09/menangis-adalah-cara-terburuk-mengatasi.html
Copyright Anaxmuda.blogspot.com Under Common Share Alike Atribution
Cara mudah menyelesaikan masalah dengan mudah
- Curhatlah kepada sahabat atau teman dekat anda tentang masalah yang anda hadapi dan anda harus minta pendapatnya siapa tau dia punya cara lain untuk menuntaskan masalah anda dengan mudah.
- Jika anda menghadapi masalah selesaikanlah dengan kepala dingin biar tidak gampang emosi sebab jika menyelesaikan masalah dengan emosi, malah membuat suasana atau masalah jadi rumit.
- Jangan sampai anda mudah menyerah.
- Carilah jalan yang tepat untuk masalah anda.
- Berikan waktu anda untuk istirahat sejenak
- Cobalah anda bersikap rendah hati, pemaaf dan buanglah jauh-jauh rasa dengki. Apabila rasa dengki timbul di hati maka masalah akan terus melanda.
- Jika ada masalah jangan di simpan di dalam hati sebab itu akan membuat kita terus menderita. Kita harus mengingat bahwa Allah tidak buta dan tidak tuli
- Berdoalah kepada Allah karena Allah tidak akan memberi cobaan kepada umatnya melebihi batas kemampuannya. Kita harus ingat bahwa
- Kita hanya manusia biasa yang tak luput dari kesalahan dan suatu saat nanti kita akan kembali kepadanya.